Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Ini Dia Resep dan Cara Memasak Kuah Beulangong, Makanan Khas Aceh

Kuah Beulangong makanan khas Aceh kesukaan Presiden Joko Widodo

Kuah Beulangong merupakan salah satu makanan khas Aceh. Kuah beulangong adalah makanan berkuah sejenis kari dengan bahan utama daging sapi atau daging kambing yang diolah dengan bumbu rempah-rempah.

Kuah Beulangong Khas Aceh berbahan dasar daging sapi ataupun daging kambing dengan perpaduan rempah-rempah pilihan seperti capli kleng (cabai kering), u neu lheu (kelapa gongseng), kayu mameh (kayu manis) dan bumbu-bumbu lainnya sehingga menamba aroma dan menciptakan rasa yang khas.

Kuah Beulangong menjadi makanan yang sangat khas di Aceh karena sering disajikan pada acara hajatan, acara-acara kebudayaan setempat dan lainnya.

Disebut kuah beulangong karena proses memasaknya berlangsung dalam kuali atau wajan besar yang oleh warga Aceh disebut belanga (beulangong).

Di dalam kuali besar itu, dimasak daging kambing dengan campuran pisang atau nangka. Lalu, diramu bersama bumbu dari rempah-rempah Aceh yang khas. Biasanya, satu belanga bisa menyajikan hingga 200 porsi kuah beulangong.

Proses memasak kuah ini pun cukup lama, yaitu dua jam agar kuah yang berisikan sapi atau kambing benar-benar masak dan meresap bumbunya sehingga menciptakan tekstur daging yang empuk bercitarasa gurih.

Biasanya, sekali masak kuah beulangong menghabiskan sekitar 10-20 kilogram daging. Sebab, bahan utama daging yang digunakan banyak sehingga untuk memasak kuah kari ini biasanya melibatkan beberapa orang yang dipimpin oleh satu orang juru masak yang ahli.

Uniknya, jenis kuliner unik ini berdasarkan adat setempat hanya boleh dimasak oleh kaum lelaki. Hal tersebut tak terlepas dari tradisi yang sudah turun-temurun dari masa kesultanan hingga sekarang.

Kuah Beulangong memang sudah populer sejak zaman Kesultanan Aceh. Dulu, ketika ada pertikaian dalam tubuh pemerintahan kerajaan, Raja atau Sultan sering mengadakan kenduri kuah beulangong dengan melibatkan rakyat sebagai upaya persatuan.

Tak hanya lezat, Kuah Beulangong dipercaya memiliki pesan moral yang kuat, yaitu menggambarkan kebersamaan dan silahturahmi antar keluarga dan warga. Hal tersebut terlihat saat memasak yang dilakukan secara gotong royong untuk kemudian disantap bersama warga setempat.

Sajian ini akan terasa lebih istimewa jika dinikmati dengan bu kulah atau nasi bungkus khas Aceh yang dibungkus daun pisang dan sudah dipanaskan di atas api. Bentuknya seperti kerucut, rasanya lebih sedap karena ada aroma daun pisang.

Namun, bu kulah biasanya hanya ditemui pada acara maulid Nabi Muhammad di Aceh, rasanya lebih sedap karena ada aroma daun pisang.


Resep Kuah Beulangong

Untuk anda yang ingin memasak kuah beulangong di rumah, bisa menyimak resep kuah beulangong khas Aceh yang lezat di bawah ini:

BAHAN :

  • 1 kg daging sapi/kambing
  • 1 liter santan kelapa
  • 4 batang serai, memarkan
  • 5 lembar daun salam

BUMBU HALUS :

  • 20 buah cabai kering (rawit)
  • 15 buah cabai merah
  • 8 buah bawang merah
  • 5 buah bawang putih
  • 2 sendok teh lada hitam
  • 3 sendok teh ketumbar, sangrai
  • 4 sendok jintan
  • 6 butir cengkeh, sangrai
  • 4 cm kayu manis
  • 8 butir kemiri
  • 2 butir kapulaga
  • 4 cm jahe
  • 4 cm kunyit
  • Garam secukupnya


Cara Memasak Kuah Beulangong


Cara memasak kuah beulangong sebenarnya tidak sulit, hanya memang butuh kesabaran. Bumbu yang dipakai memasak kuah beulangong, yaitu kelapa gongseng, kelapa giling, cabai merah, cabai kering, cabai rawit, bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar gongseng, kemiri, lengkuas, dan masih banyak bumbu lainnya yang semuanya digiling.

Lalu, siapkan daging sapi atau kambing yang sudah dipotong kecil-kecil dicuci bersih dan dimasukkan ke dalam kuali besar, aduk dengan bumbu yang sudah digiling sampai merata, dan jangan lupa di beri garam secukupnya. Tambahkan air sesuai porsi dan masak hingga setengah matang sampai bumbunya sempurna meresap.

Selanjutnya, masukkan potongan nangka atau pisang kapok beserta bawang yang sudah dirajang dan ditambah dengan air asam dari buah menteu, sejenis jeruk berukuran besar. Tambahkan air putih dan biarkan hingga masak.

Satu hal yang perlu diperhatikan saat mengolah kuah beulangong adalah teknik mengaduknya, yaitu dari bawah ke atas dan dari atas ke bawah.

Sebab, kalau diaduk sembarang bumbu tidak meresap sempurna sehingga memengaruhi citarasa. Usahakan untuk mengaduk searah jarum jam.