Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Gulai Eungkot Paya, Kuliner Aceh Warisan Indatu yang Menggoda

makanan khas kuliner aceh bernama masakan eungkot paya di aceh besar
Ilustrasi eungkot paya

Sekilas kalau diperhatikan, gulai Eungkot Paya ini sarat dengan masakan india. Nama gulai ini diambil dari ikan ‘‘eungkot’’.

Ikan yang menjadi menu utama masakan ini adalah ikan yang hidup di rawa-rawa, sawah dan sungai berupa lele (seungkoe), gabus (bace), ‘‘supat’’, ‘‘kruep’’, belut (ileh) dan ikan jenis air tawar lainnya.

Kuliner aceh bernama masakan eungkot paya yang sangat memanjakan lidah

Biasanya ikan yang didapat itu dibersihkan terlebih dahulu. Untuk memudahkan pembersihan, hal yang umum dilakukan adalah menabur abu kayu bakar yang diambil dari dapur, hal ini dilakukan agar lendir pada ikan menghilang.

Untuk menghilangkan bau tanah atau payau maka digunakan daun belimbing ataupun daun pisang yang diremas-remas bersama dengan ikan yang sudah dibersihkan sebelumnya.

Daun ini digunakan karena dipercaya dapat menghilangkan bau dengan cepat.

Setelah bersih, barulah ikan tersebut diberi perasan jeruk nipis dan garam.

Ada banyak resep yang umum digunakan dalam memasak eungkot paya, namun apabila dimasak dengan mengunakan resep masakan Aceh maka cita rasanya tidak dapat ditolak oleh lidah. 

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka jantung pisang dan rebung menjadi pasangan yang wajib dalam memasak eungkot paya.

Bumbu-bumbu lain yang dipakai adalah kunyit, asam sunti, cabai merah, cabai kecil, jahe, dan bawang putih. Khusus untuk kuliner ini, bawang merah tidak ikut dihaluskan, cukup dirajang saja.

Selanjutnya ikan yang telah ditaburi garam dicampur dengan bumbu yang sudah dihaluskan dan rajangan bawang merah. Lalu tambahkan air secukupnya. Agar menguatkan cita rasa gulai, tambahkan daun salam, daun teumurui, dan serai yang sudah diasapi di atas api.

Nah... untuk menambahkan kesan ‘Aceh’ dalam prosesi memasak, sebaiknya gulai dimasak dalam kuali tanah. Usai itu, tinggal menunggu hingga gule engkot paya matang dan siap disajikan.

Rasanya sungguh nikmat. Percampuran rebung kala, boh jantong pisang, dan oen temurui membuat gulee eungkot paya ini jauh lebih nikmat dan kian terasa rempahnya, kekayaan rasa kuliner Aceh satu ini, patut diperhitungkan.

Di Aceh Besar, banyak rumah makan yang menyediakan makanan gulee eungkot paya. Menjadi orang Aceh namun tidak pernah menyantap kuliner yang satu ini maka taklah sah rasanya.

Betapa tidak, keberadaan kuliner warisan indatu ini sudah sangat fenomenal.

Penikmat kuliner yang ketagihan dengan masakan ini tak hanya warga Aceh, banyak masyarakat di luar Aceh memuja masakan khas ini.

Anda penasaran? Silakan coba dan rasakan kelezatannya. (**)

Post a comment for "Gulai Eungkot Paya, Kuliner Aceh Warisan Indatu yang Menggoda"