Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Profil Abati Babah Buloh, Ulama Kharismatik Aceh

Profil Abati Babah Buloh

Tgk. H. Ramli Ben cut atau lebih dikenal dengan Abati Babah Buloh,.beliau lahir di Desa Reuleut Timu Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara, pada bulan Maret 1945. Beliau kerap di sapa dengan Abati Babah Buloh karena memang beliau memimpin sebuah Dayah yang bernama Dayah Nurul Islam di Desa Babah Buloh Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara.

Profil Abati Babah Buloh
Abati Babah Buloh

Ulama karismatik Aceh ini dikenal ahli dalam bidang Fiqh ( Hukum Islam), jadi jangan heran kalau Beliau dikenal oleh masyarakat Aceh Utara bagian barat dengan fatwa-fatwa hukum islam dan pengajian beliau yang sangat memotivasi masyarakat setiap memberikan pengajian dan ceramah singkat.

Pendidikan Formal

Pada tahun 1954 Tgk H Ramli Bencut (Abati) mulai belajar di SR (Sekolah Rendah) di Krueng Geukueh, namun sayang pada saat pemberontakan DI/TII tepatnya pada bulan Ramadhan tahun 1954 sekolah ini dibakar oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, .peristiwa ini mengakibatkan beliau harus berhenti bersekolah.setelah kejadian tersebut. Masyarakat memprakarsai pendirian SRI (Sekolah Rendah Islam) sebagai pengganti sekolah yang telah terbakar dan Tgk H Ramli Ben cut (Abati) pun dapat kembali bersekolah.namun beliau hanya belajar tiga bulan di sekolah ini.

Pendidikan Dayah

 Karena kecintaanya terhadap ilmu agama Tgk H Ramli Bencut ingin mempelajari ilmu agama secara murni tanpa harus berkutat dengan pelajaran umum.maka pada tahun 1956 Tgk H Ramli Bencut memulai perantauan mencari ilmu, mula-mula beliau menuju Dayah Raudhatul Ma’arif Cot Trueng

Muara Batu Aceh Utara, selanjutnya dayahTanoh mirah,dayah lamno, dayah lam ateuk , dan dayah Ule Titi Aceh Besar, beliau menemukan kajian ilmu yang beliau inginkan ditambah lagi dengan suasana yang cukup kondusif jauh dari suara bising letusan senjata karena sedang terjadi genjatan senjata antara pihak DI/TII dengan Pemerintah RI.

Mendirikan Dayah

Pada tahun 1981 atas permintaan dan swadaya masyarakat didirikanlah sebuah dayah yang diberi nama NURUL ISLAM di desa Babah Buloh Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara, kemudian mulai berdatangan santri-santri dari berbagai pelosak daerah lainnya sehingga membutuhkan asrama yang terdiri santri Putra dan Putri sebagai tempat menginap.Hingga sekarang santri dayah nurul islam mencapai ribuan.

Kedekatan Dengan Masyarakat

Kedekatan Abati Babah Buloh dengan Masyarakat tidak diragukan lagi, pengajian rutin tiap minggu dan bulan tak pernah dilewatkan oleh Abati. Hampir semua pelosok kecamatan Sawang, Muara Batu, Nisam, dan Krueng Geukeuh bahkan Ujoeng Pacu yang menjadi Basis narkoba menjadi tempat disinggahi Abati untuk memberikan pengajian rutin mingguan ataupun bulanan. Abati juga menjadi sosok imam shalat Jenazah ketika ada warga yang meninggal dunia baik yang berada di seputar dayah maupun di beberapa kecamatan diwilayah barat Aceh Utara.

Sumber


Post a Comment for "Profil Abati Babah Buloh, Ulama Kharismatik Aceh"