Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Tidak mungkin membangun Aceh tanpa peran Ulama

Bireuen - Haji Ruslan M Daud atau yang sering disapa HRD meyakini Aceh tidak mungkin dibangun dengan hanya mengandalkan peran umara tanpa melibatkan para ulama. Hubungan umara (pemimpin pemerintahan) dengan ulama pun harus erat.

ulama aceh abu kuta krueng dan h ruslan m daud
Ruslan M daud dan Istri foto bersama Ulama Aceh Abu Kuta Krueng dan Anggota DPRK Bireuen Zulfikar Apayub
Anggota DPR RI yang kini duduk di Komisi V dan membidangi infrastruktur dan perhubungan itu menyatakan selalu siap menjalankan amanah ulama karena dirinya terpilih menjadi wakil rakyat karena dukungan ulama Aceh.

"Saya maju sebagai caleg DPR RI dulu atas dukungan ulama, oleh karena itu sudah sepatutnya saya menampung dan memperjuangkan aspirasi ulama," jelas HRD

HRD juga menyampaikan ribuan terimakasih atas nasihat serta doa para ulama Aceh dan selalu siap menjalankan amanah ulama.

"Saya tidak pernah bosan meminta kesediaan ulama agar berkenan menyumbangkan doa kepada saya sekaligus memohon kepada Allah SWT agar menunjuk jalan yang benar dan memudahkan saya dalam menyelesaikan semua urusan," ujar HRD.

Pesan Ulama Aceh


Ulama Kharismatik Aceh, Tgk H Nuruzzahri mengingatkan Anggota DPR RI asal Aceh, H Ruslan M Daud, tetap istiqamah jalankan tugas dan fungsinya di Senayan. 

waled nu nuruzzahri peusijuk ruslan m daud
Waled Nu juga mempeusijuek Ruslan M Daud dan Muhammad Khadafi
Ulama yang akrab disapa Waled Nu menyampaikan hal ini saat peusijuek H Ruslan Daud atau juga dikenal HRD di Meuligoe Residence Cot Gapu Bireuen, Senin, (23/12/2019).

Saat bersamaan, Waled Nu juga mempeusijuek Muhammad Khadafi, Anggota DPR RI berdarah Aceh asal Lampung. 

Khadafi duduk di Komisi X yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga.

Keduanya anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) dan sangat dekat dengan kalangan ulama.

Waled Nu juga meminta kepada keduanya selalu berikhtiar membangun Aceh, baik infrastruktur maupun suprastruktur.

"Khusus kepada ananda Khadafi yang saat ini mendapat amanah di Komisi X, saya minta agar tetap memperjuangkan kualitas pendidikan di Aceh," sebut Waled Nu.

Sebagai seorang pendiri PKB di Aceh, Waled Nu, menyatakan sangat bangga ada putra Aceh mendapat kepercayaan dari masyarakat Lampung lolos ke DPR RI .

"Saya yakin ananda Khadafi pasti akan berjuang untuk Aceh, walaupun dirinya mewakili masyarakat Lampung di Senayan," ungkap Waled Nu lagi.

Waled Nu mengaku sangat terharu punya dua putra terbaik, HRD dan Khadafi, yang dekat dengan ulama, bisa bekerja sama dengan semua stakeholder Aceh dan juga tokoh nasional di Jakarta.

"Insya Allah, saya akan mendoakan kedua anak saya, HRD dan Khadafi agar sanggup menjaga amanah besar ini dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota DPR RI," ucap Waled Nu. (tribunnews)

Post a comment for "Tidak mungkin membangun Aceh tanpa peran Ulama"